erbicara tentang dunia kesehatan sekarang,seperti dunia kritis baru yang
dihadapai oleh bangsa ini. Refleksi dari hal itu adalah banyaknya mal
praktek yang yang terjadi di dunia kesehatan. Dunia kesehatan adalah
dunia yang yang sangat krusial karena berhubungan dengan keselamatan
nyawa seseorang. Tapi apa jadinya jika dunia ini di perani oleh orang
yang tak memiliki basic ilmiah seperti oaring-orang dari ilmu social?
Fakta
di lapangan banyak di temukan perguruan tinggi swasta yang menerima
lulusan dari ilmu pengetahuan social untuk menjadi perawat,ahli gizi
bahkan bidan. Padahal kalu kita lihat dari latar belakang pendidikannya
sangat jauh dari unsur klinis seorang petugas pelayan kesehatan. Yang
mana dunia kesehatan itu erat kaitannya dengan ilmu pengetahuan alam.
Logikanya jika yang masuk ke poltekes negeri atau swasta adalah lulusan
ilmu pengetahuan social, apakah pemikiran serta sikap ilmiahnya sama
dengan orang yang yang lulusan ilmu pengetahuan alam? Jika alibi yang
muncul berupa pernyataan semua pemikiran dan sifat ilmiah itu akan
tumbuh seiring berjalannya waktu dan banyak pengalaman serta pengajaran
di lapangan. Apakah alibi itu dapat digunakan untuk percobaan tentang
hal yang berhubungan dengan keselamatan seorang manusia yang bukan
kelinci percobaan.
Satu fakta yang cukup mengkhawatirkan adalah
poltekes merupakan salah satu alternatif tempat “pembuangan” terakhir
untuk melanjutkan pendidikan tinggi.tidak hanya bagi para lulusan ilmu
pengetauan alam bahkan oleh lulusan ilmu pegetahuan social. Apa mungkin
boleh begitu?
Jika kita kaji makna dari pendidikan kesehatan itu
sendiri yang merupakan wadah pembinaan orang-orang yang memang memiliki
komitmen kan konsisten terhadap ilmu ini dari awal,bukan sebagai
pelarian dari pada tidak kuliah. Apakah luarannya akan sama?
Sekali
lagi ingin dipertanyakan apakah luarannya bisa sama?sejauh mana letak
komitmen seorang tenaga pengajar di dunia kesehatan..
Dan satu lagi,
ini hanya opini,setiap orang berhak bersuara,begitu juga dengan saya,
dengan, untuk sebuah karakter opini ada yang setuju dan ada yang tidak
,bagi saya itu manusiawi sekali…
Semoga bisa jadi pertimbangan …..
No comments:
Post a Comment