1. Jelaskan 5 alasan mengapa saudara sebagai calon guru perlu memahami profesi kependidikan?
Jawab:
a. karena dalam profesi kependidikan kita akan mengetahui apakah kitasebagai seorang calon guru termasuk suatu profesi atau tidak.
b. Dalam profesi kependidikan, kita mengetahui pekerjaan menjadi seorang guru termasuk kedalam jabatan fungsional atau jabatan struktural.
c. kita dapat mengetahui golongan / ruang, jenjang pangkat, dan jabatan guru.
d. kita dapat mengetahui peranan seorang guru dalam pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah
e. kita dapat mengetahui layanan instruksional merupakan tugas utama guru,yaitu:
• pertama, penyelenggaraan proses belajar mengajar, yang menempati porsi terbesar dari profesi keguruan.tugas ini meneuntut guru untuk menguasai isi atau meteri bidang studi yang diajarkan serta wawasanyang berhubungan dengan materi itu sesuai dengan latar perkembangan dan tujuan kependidikan serta menyajikan sedemikianrupa sehingga merangsang murud untuk menguasai danmengembangkan materi itu dengan menggunakan kreatifitasnya
• Kedua, tugas yang berhubungan dengan membantu murid dalam mengatasi masalah dalam belajar pada khusus nya dan masalah-masalah pribadi yang akan berpengaruh terhadap keberhasilan belajarnya.
• Ketiga, disamping kedua hal tersebut, guru harus memahami bagaiamana sekolah itu dikelolah, apa peranan guru didalamnya.
2. Jelaskan mengapa pekerjaan guru di sebut sebagai suatu profesi? Uraian sendiri di lengkapi secara rinci syarat-syarat suatu pekerjaan/jabatan disebut suatu profesi?
Jawab:
Karena, guru itu melibatkan keahlian khusus dalam bidang pendidikan, pengajaran, dan pelatihan yang ditekuni untuk menjadi mata pencaharian dalam memenuhi kebutuhan hidup yang bersangkutan serta menuntut keprofesionalan pada bidang tersebut.
Kunandar (2007) mengemukakan profesi guru adalah keahlian dan kewenangan khusus dalam bidang pendidikan, pengajaran, dan pelatihan yang ditekuni untuk menjadi mata pencaharian dalam memenuhi kebutuhan hidup yang bersangkutan. Guru sebagai profesi berarti guru sebagai pekerjaan yang mensyaratkan kompetensi (keahlian dan kewenangan) dalam pendidikan dan pembelajaran agar dapat melaksanakan pekerjaan tersebut secara efektif dan efisien.
Hubungan Guru dengan Profesi :
a. Guru menjunjung tinggi jabatan guru sebagai sebuah profesi.
b. Guru berusaha mengembangkan dan memajukan disiplin ilmu pendidikan dan mata pelajaran yang diajarkan.
c. Guru terus menerus meningkatkan kompetensinya.
d. Guru menunjung tinggi tindakan dan pertimbangan pribadi dalam menjalankan tugas- tugas profesional dan bertanggungjawab atas konsekuensinya.
e. Guru menerima tugas-tugas sebagai suatu bentuk tanggungjawab, inisiatif individual, dan integritas dalam tindakan-tindakan profesional lainnya.
f. Guru tidak melakukan tindakan dan mengeluarkan pendapat yang akan merendahkan martabat profesionalnya.
g. Guru tidak menerima janji, pemberian, dan pujian yang dapat mempengaruhi keputusan atau tindakan-tindakan profesionalnya.
h. Guru tidak mengeluarkan pendapat dengan maksud menghindari tugas-tugas dan tanggungjawab yang muncul akibat kebijakan baru di bidang pendidikan dan pembelajaran.
Syarat-syarat suatu pekerjaan/ jabatan dikatakan sebagai profesi adalah :
1. Adanya ilmu pengetahuan yang mendasari teknik dan prosedur kerja yang diperoleh melalui pendidikan dan latihan khusus.
2. Adanya kode etik profesi.
3. Adanya pengakuan Formal Legalistik dari masyarakat dan pemerintah.
4. Adanya organisasi yang memayungi pelaku profesi serta melindungi masyarakat dari layanan yang tidak semestinya.
Sedangkan guru dapat dikatakan sebagai profesi yang disebutkan dalam profesi kependidikan memiliki persyaratan sebagai berikut:
a. Jabatan yang melibatkan kegiatan intelektual
b. Jabatan yang menggeluti suatu batang tubuh ilmu yang khusus
c. Jabatan yang memerlukan persiapan professional yang lama
d. Jabatan yang memerlukan “Latihan dalam jabatan” yang berkesinambungan
e. Jabatan yang menjanjikan karir hidup dan keanggotaan yang permanen
f. Jabatan yang menentukan standarnya sendiri
g. Jabatan yang lebih mementingkan layanan diatas keuntungan pribadi
h. Jabatan yang mempunyai organisasi professional yang kuat dan terjalin erat
3. Pekerjaan guru berdasarkan klasifikasi jabatan Indonesia (KJI) di kelompokkan sebagai jabatan fungsional.
a. Jelaskan dengan alasan mengapa saudara perlu memahami jabatan fungsional dan jabatan sruktural? jawaban saudara disertai contoh!
Jawab:
Karena untuk menjadi seorang guru yang ideal harus menguasai kompetensisnya sebagai guru, termasuk kompetensinya dalam mengenal fungsi dan program layanan bimbingan sekolah dan mengenal dan mennyelengarakan administrasi sekolah. Semua materi tentang hal tersebut ada dalam mata kuliah profesi kependidikan. Salah satu materi yang di bahas adalah guru sebagai jabatan fungsional dan struktural dengan memahami materi ini calon guru dapat memahami kapasitasnya secara fungsional yaitu sebagai guru dengan . Sedangkan secara struktural perlu dipahami juga kapasitas seorang guru, mulai dari pangkat atau jabatan pengatur II sampai Pembina utama.
Dalam birokrasi pemerintah dikenal jabatan karier, yakni jabatan dalam lingkungan birokrasi yang hanya dapat diduduki oleh PNS. Jabatan karier dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
1. Jabatan Struktural, yaitu jabatan yang secara tegas ada dalam struktur organisasi.
Kedudukan jabatan struktural bertingkat-tingkat dari tingkat yang terendah (eselon
IV/b) hingga yang tertinggi (eselon I/a). Contoh jabatan struktural di PNS Pusat
adalah: Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, Kepala Biro, dan Staf Ahli.
Sedangkan contoh jabatan struktural di PNS Daerah adalah: sekretaris daerah, kepala
dinas/badan/kantor, kepala bagian, kepala bidang, kepala seksi, camat, sekretaris
camat, lurah, dan sekretaris lurah.
2. Jabatan Fungsional, yaitu jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur
organisasi, tetapi dari sudut pandang fungsinya sangat diperlukan dalam
pelaksansaan tugas-tugas pokok organisasi, misalnya: auditor (Jabatan Fungsional
Auditor atau JFA), guru, dosen, dokter, perawat, bidan, apoteker, peneliti, perencana,
pranata komputer, statistisi, pranata laboratorium pendidikan, dan penguji kendaraan
bermotor.
b. Jelaskan mengapa pekerjaan guru kurang mendapat penghargaan di masyarakat?
Jawab:
Hampir semua golongan masyarakat masih cenderung memandang bahwa guru merupakan pekerjaan profesi yang tingkatannya paling rendah dibanding profesi lain. Tidak seperti halnya dokter yang dipandang oleh masyarakat sebagai pekerjaan profesi yang derajatnya paling tinggi. Rendahnya pengakuan masyarakat terhadap profesi guru disebabkan oleh beberapa faktor.
• Faktor pertama adalah adanya pandangan sebagian masyarakat bahwa siapa pun dapat menjadi guru asalkan ia berpengetahuan. Kekurangan tenaga guru di daerah terpencil, memberikan peluang untuk mengangkat seseorang yang tidak mempunyai kewenangan profesional.
• Faktor kedua adalah pandangan guru itu sendiri terhadap profesinya. Banyak guru yang tidak menghargai profesi yang disandangnya, dan tidak berusaha untuk mengembangkan profesi tersebut. Perasaan rendah diri karena menjadi guru, penyalahgunaan profesi untuk kepuasaan dan kepentingan dirinya, ketidakmampuan guru melaksanakan tugas profesinya, komersialisasi mengajar, dan lain-lain, sering menyebabkan pudarnya wibawa guru sehingga pengakuan profesi guru semakin merosot. Itulah sebabnya pengakuan dan usaha menegakkan profesi guru harus dimulai dari guru itu sendiri. Usaha yang dapat dilakukan harus dimulai dari pengakuan secara sadar akan makna profesi, menghargai dan mencintai tugas profesinya, serta berusaha untuk mengembangkan profesi yang disandangnya.
Di lain pihak, dapat dikatakan bahwa guru merupakan faktor penentu keberhasilan pendidikan, sebab guru memegang peranan utama dalam proses mengajar belajar yang merupakan inti dari proses pendidikan secara keseluruhan. Proses mengajar belajar merupakan proses yang mengandung serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal-balik yang berlangsung secara edukatif untuk mencapai tujuan tertentu.
c. Bagaimana pendapat saudara tentang kewibawaan guru saat ini di sekolah dan di mata masyarakat?
Jawab: kewibawaan seorang guru tercermin dari sikap guru tersebut.termasuk kompetensi yang dikuasai guru. Seorang guru akan di hargai karena kewibawaan yang dia ciptakan sendiri. Namun, sebagian besar masyarakat terutama di daerah pedesaan memiliki rasa hormat yang besar terhadap guru, begitu juga dengan muridnya, murid- murid akan mengira bahwa guru merupakan orang yang sangat pintar karena tahu banyak hal. Namun, untuk wilayah perkotaan kewibawaan seorang guru kurang di hargai, karena ia menganggap kalau guru itu pekerjaan yang tidak berkelas dan bergengsi , begitupun dengan murid-murid yang tidak terlalu mengandalkan guru karena mereka sudah banyak yang di fasilitasi dengan les yang lebih focus kepada mereka, seakan –akan guru di sekolah di perkotaan hanya sebagai formalitas sekolah
Namun dalam meningkat kewibawaan guru di mata masyarakat, beberapa hal yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut (termasuk diwaktu diklat);
• Membekali guru dengan berbagai pengetahuan umum, sehingga guru dapat memandang masalah disekitarnya dengan cermat.
• Menanamkan kedalam diri guru akan norma yang yang berlaku ditempat ia berada. Mengatur penggunaan wewenang guru seperti dengan diadakannya UU BHP. (Anonim, 2013)
d. Jelaskan hak dan kewajiban siswa dan guru berdasarkan undang- undang sisdiknas no.20/2003!
Jawab:
Hak dan kewajiban siswa berdasarkan UU Sisdiknas No. 20/ 2003
1) Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak:
a. Mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya dan diajarkan oleh pendidik yang seagama.
b. Mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.
c. Mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya.
d. Mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya.
e. Pindah ke program pendidikan pada jalur dan satuan pendidikan lain yang setara;
f. menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing dan tidak menyimpang dari ketentuan batas waktu yang ditetapkan.
2) Setiap peserta didik berkewajiban:
a. menjaga norma-norma pendidikan untuk menjamin keberlangsungan proses dan keberhasilan pendidikan.
b. ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan, kecuali bagi peserta didik yang dibebaskan dari kewajiban tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3) Warga negara asing dapat menjadi peserta didik pada satuan pendidikan yang diselenggarakan dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4) Ketentuan mengenai hak dan kewajiban peserta didik sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah. (Kandar, 2011)
Hak dan kewajiban guru (pendidik)
(a) Pendidik dan tenaga kependidikan berhak memperoleh:
• penghasilan dan jaminan kesejahteraan sosial yang pantas dan memadai;
• penghargaan sesuai dengan tugas dan prestasi kerja;
• pembinaan karier sesuai dengan tuntutan pengembangan kualitas;
• perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas dan hak atas hasil kekayaan
intelektual; dan kesempatan untuk menggunakan sarana, prasarana, dan fasilitas pendidikan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas.
(b) Pendidik dan tenaga kependidikan berkewajiban:
• menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis,
dan dialogis;
• .mempunyai komitmen secara profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan; dan memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya.
4. Jelaskan masalah- masalah yang sering di alami guru dalam melaksanakan profesi di tengah-tengah masyarakat yang multidimensional saat ini !
Jawab:
Masalah yang timbul dalam masyarakat multicultural
1. Kesenjangan multidimensional
Berikut ini beberapa kesenjangan multidimensional yang terjadi dalam masyarakat multidimensional:
a. Kesenjangan aspek aspek kemasyarakatan
b. Kesenjangan sesiografis
c. Kesenjangan yang berkaitan dengan aspek metetial
d. Kesenjangan antara mayoritas dan minoritas
2. Konflik antar etnis dan antar pemeluk agama yang berbeda
Konflik antar suku bangsa sebenarnya adalah produk dari hubungan antar suku bangsa yang berlaku setempat,oleh karna itu factor penyebabnyaada dalam konteks-konteks setempat. (Anonim, 2011)
Sebagai seorang guru, harus bisa melakukan sosialisasi di masyarakat yang beragam. Setiap masyarakat memiliki ciri dan sifat tertentu. Sebagai seorang guru kita harus bisa menempatkan diri kita sesuai dengan sifat dan karakteristik masyarakat yang dihadapi. (Puguh, 2009)
5. Coba saudara ilustrasikan upaya- upaya yang dapat saudara untuk mengangkat harkat dan martabat guru di masa depan dengan peningkatan mutu pendidikan yang masih rendah saat ini dan demi masa depan?
Jawab:
Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengangkat harkat, martabat dan citra guru di masa depan.
Guru merupakan profesi yang sangat mulia, tanpa seorang guru belum tentulah setiap pemimpin bisa melaksanakan tugasnya. Di masa yang akan datang peran guru sangatlah dibutuhkan, karena sebagian besar moral anak-anak bangsa ini sudah mulai rusak akibat pergaulan dan lingkungan yang salah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengangkat harkat, martabat dan citra guru di masa depan adalah melalui program sertifikasi guru. Sertifikasi guru adalah proses perolehan sertifikat pendidik bagi guru. Sertifikat pendidik bagi guru berlaku sepanjang yang bersangkutan menjalankan tugas sebagai guru sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Serifikat pendidik ditandai dengan satu nomor registrasi guru yang dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional.
Sertifikasi diperoleh melalui pendidikan profesi yang diakhiri dengan uji kompetensi. Dalam program sertifikasi telah ditentukan kualifikasi pendidikan bagi semua guru di semua tingkatan, yaitu minimal sarjana atau Diploma IV. Dengan kualifikasi itu, diharapkan guru akan memiliki kompetensi yang memadai. (Puguh, 2009)
Banyak hal yang dapat dilakukan dalam mengangkat harkat dan martabat guru. Salah satunya adalah dengan cara meningkatkan kesejahteraannya, penghasilannya yang dapat membuatnya hidup layak, bisa menghidupi rumah tangga, tanpa menabur kredit/hutang. Akan tetapi ini saja tentunya belum cukup tanpa harus dibarengi oleh peningkatan profesionalitas dari profesi guru. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan dalam mengangkat harkat dan martabat guru, yaitu;
1. Menjadikan Posisi Guru Sebagai Suatu Profesi (Guru Sebagai Profesi)
2. Meningkatkan Peran Guru Dalam Masyarakat.
Selama ini peran guru di tengah masyarakat kurang terlihat begitu menjamur. Meskipun peran terbesar dalam penentuan generasi penerus terletak pada guru. Peran yang dimaksud disini adalah peran guru secara lansung. Dalam beberapa fakta di lapangan guru yang mampu mewujudkan perannya secara lansung di tengah masyarakat sangat dihargai atau terlihat ketinggian martabatnya.
3. Meningkatkan Kewibawaan Guru Dimata Masyarakat
Dalam meningkat kewibawaan guru di mata masyarakat, beberapa hal yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut (termasuk diwaktu diklat);
• Membekali guru dengan berbagai pengetahuan umum, sehingga guru dapat memandang masalah disekitarnya dengan cermat.
• Menanamkan kedalam diri guru akan norma yang yang berlaku ditempat ia berada.
• Mengatur penggunaan wewenang guru seperti dengan diadakannya UU BHP. (Anonim, 2012)
6. Jelaskan dan rinci 4 (empat) kompetensi yang perlu dikuasai guru berdasarkan PP no. 74 tahun 2008? Dan upaya yang perlu saudara lakukan untuk memenuhi keempat kompetensi yang dimaksud!
Jawab:
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, bahwa “Kompetensi merupakan seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dikuasai, dan diaktualisasikan oleh Guru dalam melaksanakan tugas keprofesionalan”.
Kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap guru berdasarkan PP Nomor 74 Tahun 2008 tersebut, adalah ”Kompetensi Guru sebagaimana meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi”.
• Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan Guru dalam pengelolaan pembelajaran peserta didik yang sekurang-kurangnya meliputi:
a. pemahaman wawasan atau landasan kependidikan;
b. pemahaman terhadap peserta didik;
c. pengembangan kurikulum atau silabus;
d. perancangan pembelajaran;
e. pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis;
f. pemanfaatan teknologi pembelajaran;
g. evaluasi hasil belajar;
h. pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.
• Kompetensi kepribadian sekurang-kurangnya mencakup kepribadian yang:
a. beriman dan bertakwa;
b. berakhlak mulia;
c. arif dan bijaksana;
d. demokratis;
e. mantap;
f. berwibawa;
g. stabil;
h. dewasa;
i. jujur;
j. sportif;
k. Menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat;
l. secara obyektif mengevaluasi kinerja sendiri; dan m. mengembangkan diri secara mandiri dan berkelanjutan.
• Kompetensi sosial merupakan kemampuan Guru sebagai bagian dari Masyarakat yang sekurang-kurangnya meliputi kompetensi untuk:
a. berkomunikasi lisan, tulis, dan/atau isyarat secara santun;
b. menggunakan teknologi komunikasi dan informasi secara fungsional;
c. bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, pimpinan satuan pendidikan, orang tua atau wali peserta didik;
d. bergaul secara santun dengan masyarakat sekitar dengan mengindahkan norma serta sistem nilai yang berlaku;
e. menerapkan prinsip persaudaraan sejati dan semangat kebersamaan.
• Kompetensi profesional merupakan kemampuan Guru dalam menguasai pengetahuan bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dan budaya yang diampunya yang sekurang-kurangnya meliputi penguasaan :
a. materi pelajaran secara luas dan mendalam sesuai dengan standar isi program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu;
b. konsep dan metode disiplin keilmuan, teknologi, atau seni yang relevan, yang secara konseptual menaungi atau koheren dengan program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu”.
Upaya yang dapat saya lakukan untuk memenuhi keempat kompetensi di atas adalah dengan cara belajar, baik belajar dengan hal-hal bru maupun belajar dari kesalahan sendiri dan orang lain , meminta petunjuk dari guru-guru yang telah berpengalaman di bidangnya dan memahami dengan sebenar-benarnya selama mempelajarinya melalui mata-mata kuliah kependidikan
7. Profesi konseling merupakan bagian integral dalam system pendidikan:;
a. Coba saudara jelaskan dengan memberikan ilustrasi tentang persepsi siswa dan guru tentang bimbingan konseling di sekolah di sekolah selama ini?
Jawab:
Pandangan siswa tentang bimbingan dan konseling disekolah selama ini cukup baik. Berdasarkan pengalaman saya BK disekolah di sambut dengan antusias oleh siswa dikarenakan mereka bisa mendapatkan bimbingan dan layanan dari sekolah untuk mengatasi masalah akademik yang sedang mereka hadapi. Namun ada juga beberapa siswa yang tidak terlalu menganggap kehadiran BK di sekolah. Bagi mereka BK hanyalah layanan yang tidak membantu mereka menghadapi masalah, dan BK merupakan momok bagi mereka yang mana jika berurusan dengan BK mereka di anggap anak yang bermasalah.
Begitupun guru, mereka juga sangat menyambut adanya BK disekolah. BK merupakan layanan yang bisa membantu mereka menghadapi pola tingkah laku siswa yang beragam. Dan disinilah perlunya hubungan guru dengan guru pembimbing/ konselor.
b. Jelaskan minimal 3 fungsi bimbingan dan 3 asas pokok bimbingan , jawaban saudara di lengkapi contoh konkrit dan fakta actual dilapangan!
Jawab:
1. Menurut ( Prayitno, 1997) bimbingan dan konseling memiliki fungsi:
1. Fungsi pemahaman
Memahami siswa dan permsalahannya akan memungkinkan adanya jalan keluar dari masalah tersebut. Sehingga diharapkan siswa terlepas dari permasalahan yang dialaminya.
Contoh: ketika seorang guru menemukan seorang siswa yang tidak konsentrasi belajar sehingga banyak melamun, guru mata pelajaran dapat berbicara empat mata dengan siswa tersebut. Jika oleh guru mata pelajaran tidak dapat memberikan solusi tentang masalah yang dialami siswa tersebut atau siswa itu tidak mau bercerita tentang masalah yang dia alami, maka di sini berlaku fungsi bimbingan konseling yang memiliki fungsi pemahaman siswa, karena guru BK memiliki trik dan strategi dalam memahami tiap siswa yang berbeda dan pendekatan yang berbeda pula
2. Fungsi pencegahan
Untuk mencegah dan paling tidak memperkecil akibat yang akan timbul dari masalah siswa.
Contoh: guru pembimbing dapat menjalankan fungsi ini melalui pendidikan sex, seperti mendatangkan pemateri dari luar sekolah
3. Fungsi pemeliharaan
Memberikan pemeliharaan terhadap potensi dan kekuatan yang ada pada individu agar tidak terbuang sia-sia dan mengurangi kekurangan dari individu secara sedikit demi sedikit.
Contoh: guru pembimbing memberikan dorongan berupa motivasi, inspirasi daan semangat agar siswa mau dan mampu menyalurkan potensi dan kekuatannya.misalnya seorang anak yang pandai bermain sepakbola, walaupun bukan ranah akademik, guru pembimbing wajib memberikan motivasi, inspirasi dan semangat agar anak tersebut dapat menyalurkan potensinya bermin sepakbola
4. Fungsi pengembangan
Membantu untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri siswa, sehingga individu/siswa dapat puas dan bahagia dalam hidupnya.
Contoh:
Ketika guru pembimbing telah mengetahui kecendrungan potensi siswa, guru pembimbing dapat memberikan penguatan atau apresiasi agar siswa tersebut dapat mengembangkan potensinya. Seperti contoh di atas guru pembimbing dapat memberikan motivasi dari pemain bola dunia dan lain-lain
5. Fungsi pengentasan
Usaha untuk memecahkan masalah siswa sehingga siswa dapat terentaskan dari masalah tersebut dan memperoleh kebahagiaan hidupnya.
Contoh: seorang siswa kesulitan pada mata pelajaran fisika, kesultan itu disebabkan oleh banyak factor, di sini guru pembimbing dapat menjalankan fungsinya dalam fungsi pengentasan dengan cara pendalaman masalah siswa dan mencari solusinya seperti: meminta guru fisika menambahkan jam pelajaran, menyarankan siswa untuk ikut les privat atau saran lainnya yang bertujuan untuk mengentaskan atau menyelesaikan masalah siswa tersebut
3 asaz pokok bimbingan:
a. Azas kerahasiaan
Kegiatan bimbingan dan konseling adalah melayani individu yang bermasalah. Seyogyanya guru pembimbing memegang azas kerahasiaan karena sebagian orang masih menganggap masalah sama dengan aib sehingga harus dirahasiakan.
Kegiatan bimbingan dan konseling adalah melayani individu yang bermasalah. Seyogyanya guru pembimbing memegang azas kerahasiaan karena sebagian orang masih menganggap masalah sama dengan aib sehingga harus dirahasiakan.
Contoh: ketika seorang guru pembimbing mendapatkan cerita dari siswa tentang masalahnya, guru pembimbing harus merahasiakan cerita tersebut, hingga siswa tersebut mengizinkannya
b.Azas kesukarelaan
Setiap siswa yang melakukan bimbingan dan konseling harus dilandasi dengan rasa sukarela dan tidak ada paksaan. Sehingga akan dengan mudah menemukan solusi dari masalahnya
contoh: pelayanan bimbingan konseling tidak bersifat memaksaa atau mengikat. Contoh: jika seorang siswa yang memiliki masalah di tanyakan tentang kesiapan dirinya untuk bercerita, jika sisw a tersebut belum bersedia, maka konselor tidak boleh memaksa, hingga siswa iu benar- benar siap untuk berbagi masalahnya
c. Azas keterbukaan
Masing-masing individu (guru dan siswa asuhnya) harus saling membuka diri untuk kepentingan pemecahan masalah
contoh: ketika siswa sudah mau menceritakan masalah kepada guru pembimbing, maka semua penyebab ataupun akibat dari masalah itu harus diceritakan oleh siswa maupun guru secara transparan tanpa ada yang ditutupi sedikitpun.
c. Jelaskan manfaat guna dan sasaran pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah? Jawaban saudara dilengkapi contoh!
Tujuan layanan bimbingan ialah agar siswa dapat :
1) Merencanakan kegiatan penyelesaian studi, perkembangan karir serta kehidupan-nya di masa yang akan datang.
2) Mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang dimiliki peserta didik secara optimal.
3) Menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat serta lingkungan kerjanya.
4) Mengatasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi dalam studi, penyesuaian dengan lingkungan pendidikan, masyarakat, maupun lingkungan kerja. (Anonim, 2011)
Manfaat/ guna BK disekolah adalah sangat bermanfaat bagi siswa dalam mengatasi segala persoalan yang dialaminya. Baik persoalan akademik maupun persoalan pribadi siswa tersebut.
Sasaran BK di sekolah adalah terutama siswa atau peserta didik. Untuk mencapai sasaran BK disekolah diperlukan kerja sama dari seluruh personil sekolah. Guru BK harus bekerja sama dengan guru mata pelajaran dan guru pembimbing.
d. Jelaskan tugas dan tanggung jawab apa yang dapat saudara lakukan sebagai guru mata pelajaran matematika dalam memasyarakatkan bimbingan dan konseling sekolah?
Jawab: Tujuan layanan bimbingan ialah agar siswa dapat :
a. Merencanakan kegiatan penyelesaian studi, perkembangan karir serta kehidupan-nya di masa yang akan datang.
b. Mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang dimiliki peserta didik secara optimal.
c. Menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat serta lingkungan kerjanya.
d. Mengatasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi dalam studi, penyesuaian dengan lingkungan pendidikan, masyarakat, maupun lingkungan kerja. (Anonim, 2011)
Manfaat/ guna BK disekolah adalah sangat bermanfaat bagi siswa dalam mengatasi segala persoalan yang dialaminya. Baik persoalan akademik maupun persoalan pribadi siswa tersebut.
Sasaran BK di sekolah adalah terutama siswa atau peserta didik. Untuk mencapai sasaran BK disekolah diperlukan kerja sama dari seluruh personil sekolah. Guru BK harus bekerja sama dengan guru mata pelajaran dan guru pembimbing.
contoh: jika ada seorang atau beberapa siswa yang tampak sulit menerima pelajaran matematika, maka guru matematika dapat menyarankan kepada siswa untuk konsultasi dengan guru pembimbing terkait dengan maslah yang dialami dalam belajar matematika
e. Jelaskan bentuk-bentuk kemitraan seperti apa yang perlu diciptakan antara guru mata pelajaran dengan guru pembimbing (konselor) dan personil lainnya di sekolah guna untuk penumbuhkembangkan siswa secara optimal sesuai dengan tujuan bimbingan dan konseling?
Jawab:
Tugas dan tanggung jawab guru mata pelajaran matematika dalam memasyarakatkan BK disekolah:
a). membantu memasyarakatkan pelayanan BK kepada siswa.
b). membantu guru pembimbing mengidentifikasi siswa-siswa yang memerlukan layanan BK serta pengumpulan data tentang siswa-siswa tersebut.
c). mengalihtangankan siswa yang memerlukan pelayanan BK kepada guru pembimbing.
d). menerima alih tangan dari guru pembimbing yaitu siswa yang menurut guru pembimbing memrlukan pelayanan pengajaran latihan khusus.
e). membantu mengembangkan suasana kelas, hubungan guru siswa dan hubungan siswa-siswa yang menunjang pelaksanaan pelayanan BK.
f). memberikan kesempatan dan kemudahan kepada siswa yang memerlukan layanan BK.
g). berpartisipasi dalam kegiatan khusus penanganan masalah siswa konferensi kasus.
h). membantu pengumpulan informasi yang diperlukan dalam rangka penilaian layanan BK.
f. Dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah kegiatan –kegiatan apa yang dapat dilakukan guru mata pelajaran dalam (a). layanan orientasi, (b) layanan informasi, (c) layanan penguasaan konten, (layanan penempatan dan penyaluran), (e) layanan mediasi, (f) layanan konsultasi ?
Jawab:
Menurut (prayitno: 2004) kegiatan yang dapat dilakukan guru dalam:
- layanan orientasi
Layanan orientasi ditujukan untuk siswa baru dan pihak-pihak lain terutama orang tua siswa guna memberikan pemahaman dan penyesuaian diri terutama penyesuaian siswa terhadap lingkungan sekolah yang baru dimasukinya. Secara umum, layanan orientasi ini mengandung makna layanan yang diberikan lebih mengarah pada pengenalan, yang barangkali bukan hanya untuk siswa baru tetapi juga perlu diberikan kepada siswa-siswa dikelas yang lebih tinggi. Pengenalan itu juga terarah kepada salah satu atau lebih dari bidang bimbingan yang ada.
- layanan informasi
Layanan informasi bertujuan untuk membekali individu siswa dengan berbagai pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai hal yang berguna untuk mengenal diri, merencanakan dan mengembangkan pola kehidupan sebagai pelajar, anggota keluarga dan masyarakat.
- layanan penguasaan kontens
Layanan penguasaan kontens atau layanan pembelajaran bertujuan untuk memungkinkan siswa memahami dan mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, keterampilan dan materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajarnya, serta kemampuan yang berguna dalam kehidupan dan perkembangan dirinya.
- layanan penempatan dan penyaluran
Layanan ini bertujuan untuk menempatkan dan menyalurkan kemampuan, bakat, minat siswa agar berada pada posisi dan pilihan yang tepat yaitu berkenaan dengan penjurusan, kelompok belajar, pilihan pekerjaan/ karier, kegiatan ekstra kurikuler dll.
- layanan mediasi
Layanan mediasi ini merupakan layanan yang bertujuan untuk mengembalikan siswa ke sikapnya yang lebih baik. Melalui proses mediasi siswa mampu menyadari kemampuan dan sikap dirinya yang mungkin selama ini menimbulkan masalah bagi dirinya dan orang lain.
- layanan konsultasi
Layanan konsultasi bertujuan supaya siswa bisa sharing atau menceritakan sesuatu yang bisa mengganggunya dalam proses pembelajaran disekolah. Layanan ini sangat dibutuhkan siswa disekolah guna pengentasan masalah bagi siswa melalui guru pembimbing yang ahli di bidangnya.
8. Jelaskan bentuk kerjasama yang perlu dilakukan guru mata pelajaran dan guru BK dalam rangka pengembangan diri siswa di sekolah berdasarkan KTSP !
Jawab:
Pengembangan diri merupakan salah satu komponen KTSP pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, baik pada pendidikan umum, pendidikan kejuruan maupun pendidikan khusus. Beberapa kesimpulan yang dapat diambil dan berkaitan denganpemngembangan diri adalah sebagai berikut:
a. Kegiatan pengembangan diri dapat difasilitasi dan dibimbing oleh guru , konselor, atau tenaga pendidikan lain yang memiliki kemmpuan dalam membantu pengembangan diri peserta didik
b. Bagi sekolah yang sudah memiliki guru bimbingan dan konseling (BK) kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan dengan guru BK
c. Kegiatan pengembangan diri juga dapat dilakukan oleh kepala sekolah ataupun tenaga kependidikan lain yang kompeten
d. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan dalam bentuk bimbingan dan konseling ataupun dalam bentuk ekstra kurikuler
e. Kegiatan pengembangan diri bagi pesera didik SMK,/MAK lebih ditekankan pada pengembangan kreatifitas dan bimbingan karir
f. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan di kelas selama 2 jam pembelajaran, tetapi dapat juga dlakukan di luar kelas dengan kegiatan dilakukan aquivalen 2 jam pembelajaran per minggu, atau kuraang lebih 34 jam setiap semester
g. Kegiatan pengembangan diri bisa bekerjasama dengan masyarakat , dunia usaha, dunia industry, dan lembaga swadaya masyarakat yang ada dilingkungan sekolah
Peran yang dapat dilakukan untuk pengembangan diri siswa melalui kegiatan ekstra kurikuler dalam mata pelajaran yang akan dibina.
Peran guru mata pelajaran dalam pengembangan diri siswanya sangatlah penting. Seperti misalnya dalam kegiatan ekstra kurikuler disekolah, guru mata pelajaran dapat mengembangkan ilmunya dalam bentuk hasil dan kreasi siswa. Bukan hanya dalam teori, tapi juga praktek di lapangannya.
Pengembangan ekstra kurikuler yang nantinya saya lakukan sebagai guru mata pelajaran Biologi adalah berupa pengembangan Biologi terapan seperti berkebun, mencangkok, okulasi, menyambung dan lain-lain. Biologi terapan sudah lama dilakukan orang, namun masih sedikit orang yang berminat melakukan ini dikarenakan pelaksanaannya yang susah dan memerlukan teknik-teknik khusus. Dalam ilmu biologi dipelajari cara-cara mencangkok dan bermacam-macam biologi terapan lainnya. (Yatim, 1998)
Selain biologi terapan ini juga bisa dilakukan kegiatan ekstra kurikuler lainnya yaitu pemanfaatan Bioteknologi. Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa.
Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan. Di bidang medis, penerapan bioteknologi di masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur. Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal. (Anonim, 2012)
Contoh pengembangan diri siswa atau kegiatan ekstra kurikuler yang dapat dilakukan disekolah adalah berkebun, mencangkok,. Dan pemanfaatan Bioteknologi seperti pembuatan tempe, tape, nata de coco dan lain-lain.
DAFTAR PUSTAKA
Agung wahyudi. 2012. http://ludiagungwahyudi.blogspot.com/2010/12/wawasan-bimbingan-dan-konseling.html (Diakses tanggal 1 april 2013)
anonim. 2011. http://konflik-konflik.blogspot.com/2011/12/masalah-masyarakat-multikultural.html. (Diakses tanggal 27 Maret 2013)
Anonim. 2012. http://id.shvoong.com/exact-sciences/1957177-mengangkat-harkat-dan-martabat-guru/. Diakses tanggal 27 maret 2013
Masykur.2011.http://masykurpijay.blogspot.com/2011/01/profesi-guru-sebagai-jabatan-fungsional.html (diakses tanggal 1 april 2013)
Muviana. Dea arta. 2012. http://alenmarlissmpn1gresik.wordpress.com/2012/11/20/konflik-jabatan-struktural-jabatan-fungsional-umum-dan-jabatan-fungsional-khusus/ (diakses tanggal 1 april 2013)
Nofri. http://noefry.blogspot.com/2011/01/pentingnya-calon-guru-mempelajari-mata.html (dikses tanggal 30 maret 2013)
Kunandar. 2007. Guru Profesional, Jakarta: Rajawali Pers
Muyasa. E. 2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Prayitno 1997. Pelayanan bimbingan dan konseling. Sekolah menengah umum. Jakarta : Pt. ikrar Mandiri
Prayitno. 2004. Kegiatan Pendukung L.1-9 seri Pemandu BK SMA. Padang : UNP Press
Puguh, Dhanang Respati. 2009. http://staff.undip.ac.id/sastra/dhanang/2009/07/23/peningkatan-kompetensi-dan-profesionalisme-guru-sejarah/. Diakses tanggal 29 Maret 2013.
Samana. 1994.profesionalisme keguruan. Yogyakarta : kanisius
Setiawan, Arif. 2011. http://el-riefiey.blogspot.com/2011/05/menciptakan-suasana-kondusif-dalam.html. Diakses tanggal 1 april 2013.
Soetjipto & Raflis Kosasih; 1999, profesi keguruan, Jakarta : Rineka Cipta
Tim MKDK. 2007. Bahan Ajar Profesi Kependidikan. Padang: UNP Press
Usman, Uzer. 2005. Menjadi guru professional. Bandung : Remaja Rosdakarya
www.usu.ac.id/sisdiknas.pdf
Yatim, Wildan. 1998. Biologi Terapan. Jakarta: Erlangga
No comments:
Post a Comment